kualitas produk perikanan Indonesia menurut Susi

Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyoroti buruknya kebijakan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. Ia mengkritik, Indonesia saat ini masih tergantung pada ikan mujair dan lele impor dari Malaysia.

"Kita makan ikan mujair saja impor dari Malaysia. Lele juga sama. Saya sedih," kata Susi di depan ratusan pengawai negeri sipil (PNS) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Mina Bahari I, KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Melihat kejadian ini, Susi berpendapat, ada yang salah dari kebijakan pembenahan sektor perikanan di lapangan. Ia mengatakan, mungkin saja mutu/kualitas ikan lele dan mujair impor asal Malaysia jauh lebih baik dibandingkan produk lokal.

"Pengendalian mutu harus dilakukan. Kalau tidak produk kita kalah bersaing dari luar, habislah kita," imbuhnya.

Susi mengungkapkan, di 2005 kualitas produk perikanan Indonesia masih diakui dunia. Bahkan Jepang saat itu meminta stok ikan beku hanya dari Indonesia.

Susi menjelaskan, di 2005 kualitas produk ikan beku (frozen fish) Indonesia menjadi nomor 1 di dunia. Hal itu karena kualitas ikan beku Indonesia lebih baik dibandingkan Thailand dan Australia.

"Produk kita berbeda dengan negara lain. Ikan kita didapat dari nelayan dalam keadaan hidup lalu dibunuh dan dibekukan dalam waktu 4 jam. Karena itu orang Jepang cari-cari, bahasa kerennya produk kita itu organik. Mereka ini ingin makan yang asli dan origin. Jadi yang hidup dan fresh daily," papar Susi

sumber detik.com

Unknown

Author & Editor

Artikel Budidaya lele yang kami share adalah bentuk pengalaman pribadi Admin dalam hal budidaya , dan sebagaian berasal dari forum budidaya lele indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

 

Dapatkan Produk Aplesi:

  • Copyright © Aplesi™ is a registered trademark.
    Blogger Templates Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.